International Postgraduate Student Seminar 2026: Memperkuat Kolaborasi Global Ilmu Psikologi antara Universitas Brawijaya dan Universiti Malaya



Malang, 24 hingga 25 Juni 2026 – Rabu, 24 Juni 2026, Magister Sains Psikologi Universitas Brawijaya telah sukses menyelenggarakan hari kedua pelaksanaan Student Inbound Mobility Program dengan Universiti Malaya Family Research and Development Center (UMFRDC). Secara umum kegiatan hari kedua program ini terdiri dari kuliah tamu akademisi luar negeri, paper presentation oleh mahasiswa, awarding untuk kategori best presentator, serta penyerahan cinderamata untuk pihak UMFRDC dari Departemen Psikologi Universitas Brawijaya. Program student inbound mobility ini telah dihadiri sebanyak 4 lecturers dan 14 mahasiswi dari Early Childhood Education Graduate Major Universiti Malaya, kprogram diikuti oleh lebih dari 50 peserta baik secara luring maupun daring dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya, serta peserta tamu dari Magister Sains Psikologi Universitas Airlangga. Program ini juga dihadiri oleh pengelola Departemen Psikologi Universitas Brawijaya yaitu Dita Rachmayani, S.Psi., M.A. sebagai Ketua Departemen Psikologi UB, Dr. Unita Werdi Rahajeng, S.Psi., M.Psi., Psikolog. sebagai Sekretaris Departemen Psikologi UB, Dr. Lusy Asa Akhrani, S.Psi., M.Psi.T. sebagai Ketua Program Studi S2 Magister Sains Psikologi UB, dan Dr. Ika Rahma Susilawati, S.Psi., M.Psi. sebagai Ketua Program Studi S1 Psikologi UB.
Program Student Inbound Mobility UMFRDC X Psikologi UB hari kedua diselenggarakan dengan agenda lecture dari dosen Early Childhood Education Universiti Malaya di dua ruangan Gedung C FISIP yang berbeda. Pada ruang C.5.1., lecture disampaikan oleh Dr. Nursyuhaida Binti Mohd Kadri dengan tema “Understanding Delinquency Through Child Development: Risk Factors that Begin Early”. Dr. Nursyuhaida dalam lecture ini membahas mengenai kenakalan kanak-kanak, bagaimana perilaku maladaptif itu terbentuk sebagai refleksi kesalahan sistem lingkungan, hingga bagaimana menyikapinya sebagai orang tua dan pengajar. Sementara itu dalam waktu yang sama pada ruang C.5.2., lecture disampaikan oleh Dr. Amira Najiha Binti Yahya dengan tema “Behind the Smile: Stress and Coping among Early Childhood Educators”. Dr. Amira dalam lecture ini membahas mengenai distress kognitif dan emosional yang guru atau pengajar dapatkan selama berjalannya proses pembelajaran di sekolah, faktor apa saja yang menyebabkannya, sertai bagaimana mereka melakukan strategi coping untuk mengatasi distress tersebut agar tetap profesional dan dapat mendukung siswa dengan optimal di lingkup sekolah. Setelah lecture, masing-masing ruangan juga mengadakan sesi diskusi dan tanya-jawab mengenai tema-tema tersebut.
Saat agenda lecture pertama di hari tersebut telah selesai, program student inbound mobility ini dilanjutkan dengan agenda paper presentation oleh peserta mahasiswa. Seminar paper presentation mahasiswa ini tetap terbagi dalam dua lokasi: Ruang C.5.1. dengan moderator Luh Ayu Tirtayani, S.Psi., M.Psi. dan Ruang C.5.2. dengan moderator Thoyyibatus Sarirah, S.Psi., M.Si. Terdapat 9 sesi presentasi dalam masing-masing ruangan (7 presentator dari mahasiswi Universiti Malaya dan 2 presentator dari Magister Sains Psikologi Universitas Brawijaya), dengan total sebanyak 18 presentasi paper. Dalam agenda ini, moderator juga berperan sebagai reviewer yang kemudian menentukan keputusan best presentator masing-masing ruangan.
Memasuki agenda berikutnya, seluruh tamu dan peserta program kembali berkumpul di Ruang Auditorium Nuswantara Gedung B FISIP Universitas Brawijaya untuk mengikuti lecture mengenai parenting di dunia saat ini. Agenda dibuka oleh Charisma Septian Wiweka sebagai Master of Ceremony (MC) kegiatan, kemudian dilanjutkan oleh Dian Putri Permatasari, S.Psi., M.Si. sebagai moderator yang menjelaskan profil singkat pemateri. Pada lecture pertama di Ruang Auditorium Nuswantara saat itu, Dr. Rozita Binti Wahab sebagai salah satu dosen Universiti Malaya menyampaikan materi mengenai “Digital Parenting and Sharenting in the Age of Social Media”. Dr. Rozita menjelaskan tantangan pengasuhan saat ini yang penuh teknologi, bagaimana menjadikan screen time sebagai hal yang mendukung perkembangan anak dan bukannya sebagai ancaman, serta pentingnya peran co-viewing orang tua dalam membersamai anak melihat konten di media sosial. Selanjutnya, lecture kedua disampaikan oleh Ari Pratiwi, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog sebagai dosen dengan kepakaran parenting di Departemen Psikologi Universitas Brawijaya. Dr. Ari Pratiwi menyampaikan materi dengan tema “Fathering in Today’s World: Beyond the Breadwinner Role”, yang menjelaskan fathering (peran ayah dalam pengasuhan), masalah dan tantangan terkaitnya di Indonesia, serta bagaimana generasi yang ada ataupun generasi mendatang dapat membentuk peran ayah yang optimal dalam keluarga maupun pengasuhan anak. Setelah kedua lecture selesai, program ini juga mengadakan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai tema parenting tersebut antara pemateri dan peserta.
Tiba kemudian agenda spesial yang ditunggu-tunggu yaitu pengumuman awarding untuk kategori best presentator dari masing-masing ruangan seminar paper presentation mahasiswa sebelumnya. MC mengumumkan sebanyak 4 pemenang kategori itu, dengan masing-masing 2 pemenang dari setiap ruangan. Dari ruang C.5.1., penghargaan best presentator diraih oleh Herdias Hayyal Falahi (mahasiswa Magister Sains Psikologi Universitas Brawijaya) dan Lee Zhe Cin (mahasiswi ECE Universiti Malaya). Dari ruang C.5.2., penghargaan best presentator diraih oleh Ira Syofyanti (mahasiswi Magister Sains Psikologi Universitas Brawijaya) dan Raja Azmatul Amira Binti Raja Amir (mahasiswi ECE Universiti Malaya). Secara berurutan, penghargaan diserahkan oleh Dita Rachmayani, S.Psi., M.A. sebagai Ketua Departemen Psikologi UB, Dr. Unita Werdi Rahajeng, S.Psi., M.Psi., Psikolog. sebagai Sekretaris Departemen Psikologi UB, Dr. Ika Rahma Susilawati, S.Psi., M.Psi., sebagai Ketua Program Studi S1 Psikologi UB, kemudian Dr. Lusy Asa Akhrani, S.Psi., M.Psi.T. sebagai Ketua Program Studi S2 Magister Sains Psikologi Universitas Brawijaya. Pada sesi ini, panitia juga memberikan sertifikat kepada peserta lain yang terlibat dalam seminar paper presentation mahasiswa.
Lebih lanjut sebagai representasi apresiasi atas kontribusi dan partisipasi berharga UMFRDC, Departemen Psikologi Universitas Brawijaya juga mengadakan penyerahan cinderamata untuk lecturer Universiti Malaya yang terlibat. Pertama, apresiasi kepada Prof. Madya Dr. Fonny Dameaty Hutagalung disampaikan oleh Dita Rachmayani, S.Psi., M.A. sebagai Ketua Departemen Psikologi UB. Kedua, apresiasi kepada Dr. Nursyuhaida Binti Mohd Kadri disampaikan oleh Dr. Unita Werdi Rahajeng, S.Psi., M.Psi., Psikolog. sebagai Sekretaris Departemen Psikologi UB. Ketiga, apresiasi kepada Dr. Rozita Binti Wahab disampaikan oleh Dr. Ika Rahma Susilawati, S.Psi., M.Psi., sebagai Ketua Program Studi S1 Psikologi UB. Kemudian keempat, apresiasi kepada Dr. Amira Najiha Binti Yahya disampaikan oleh Dr. Lusy Asa Akhrani, S.Psi., M.Psi.T. sebagai Ketua Program Studi S2 Magister Sains Psikologi Universitas Brawijaya. Setelah prosesi penyerahan cinderamata tersebut selesai, agenda terakhir hari tersebut dilanjutkan dengan sesi foto bersama di Ruang Auditorium Nuswantara.
Pada hari Kamis tanggal 25 Juni 2026 keesokan harinya, Student Mobility Program Magister Sains Psikologi Universitas Brawijaya bersama dengan UMFRDC kemudian dilanjutkan dengan community visit ke lembaga Ruang Belajar Aqil (RBA) di daerah Bareng Kota Malang. Lembaga Ruang Belajar Aqil merupakan organisasi nirlaba (non-profit) dan perkumpulan berbadan hukum yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat, edukasi, dan literasi. Lembaga ini berfokus pada pengembangan kapasitas diri masyarakat, khususnya pemuda dan kanak-kanak, melalui metode pembelajaran yang konstruktif dan bermakna. Pada lembaga tersebut, peserta belajar mengenai pemberdayaan komunitas masyarakat di Kota Malang, melakukan diskusi mengenai peran organisasi nirlaba dalam mendukung perkembangan belajar anak, serta membahas program-program inovatif Ruang Belajar Aqil dengan perbandingan lembaga di Malaysia.
Dalam implikasinya, penyelenggaraan program Student Inbound Mobility UMFRDC x Psikologi UB memberikan dampak positif dengan meningkatkan wawasan peserta mengenai topik psikologi pendidikan dan perkembangan terkini. Melalui pelaksanaan program hari kedua dan ketiga ini, peserta dapat memeroleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya penerapan keilmuan psikologi dalam peran pengasuhan, mendukung perkembangan siswa, serta pemberdayaan melalui komunitas. Lebih lanjut, penyelenggaraan kuliah tamu praktisi ini menjadi bentuk implementasi langsung dari program 3 in 1 Universitas Brawijaya, yaitu program kegiatan akademik unggulan yang memadukan tiga unsur pemateri dalam satu proses pembelajaran: dosen internal Universitas Brawijaya, praktisi atau industri, dan pakar atau akademisi asing, yang dalam hal ini bekerja sama dengan UMFRDC Universiti Malaya.




