Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024, dengan sasaran adalah: 1) Meningkatnya kualitas pembelajaran dan relevansi pendidikan tinggi; 2) Meningkatnya kualitas dosen dan tenaga kependidikan; dan 3) Terwujudnya tata kelola Ditjen Pendidikan Tinggi yang berkualitas. Khususnya pada sasaran poin 1 dan 2, maka perguruan tinggi dituntut untuk melakukan transfomasi dan adaptasi terhadap dinamika kekinian dari masyarakat dan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Peningkatan kapasitas dan kualitas proses dan pengelolaaan pendidikan menjadi fokus perguruan tinggi saat ini. Perguruan tinggi pada era revolusi industri 5.0 ini harus mampu mendisrupsi diri dan menyiapkan mahasiswa sebagai pembelajar sepanjang hayat yang responsif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam proses implementasi kegiatan MBKM-Magang dan PKM (Praktek Kerja Magang) mahasiswa membutuhkan hardskill dan soft skill untuk mampu menyelesaikan kedua tugas tersebut.
Softskill merujuk pada kemampuan seseorang untuk cakap dalam menciptakan dan menjaga atmosfer lingkungan kerja tetap positif dan motivatif. Pentingnya softskill sangat terasa saat mahasiswa terjun langsung dalam upaya pemagangan/ praktik kerja pada suatu instansi terkait. Pada saat itu, kemampuan-kemampuan berinteraksi sosial, berkomunikasi, kepemimpinan, inisiatif, dan lain sebagainya sangat diperlukan.
Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 7 Juli 2022. Pukul 9-11. 30 WIB. Dihadiri oleh para mahasiswa peserta Pengabdian kpd Masyarakat dan MBKM Magang, sejumlah kurang lebih 120 peserta, dan dosen. Â
Acara dibuka oleh ketua Program studi S1 Psikologi FISIP UB, Bpk Ali Mashuri, M,Sc., Ph.D. Beliau menyampaikan penjelasan pentingnya magang bagi praktek perkuliahan yang selama ini sudah ditempuh mahasiswa, dan perlunya bekal softskill bagi kelancaran dan keberhasilan magang. Selanjutnya pemateri 1 oleh Udi Rosida Hijrianti, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Beliau adalah alumni PS Psikologi UB, yang saat ini mengajar di Fakultas Psikologi UMM. Disampaikan bahwa dari magang, mahasiswa dipersiapkan untuk bisa berhasil di dunia kerja, dapat terserap di masyarakat memberikan manfaat sesuai bidang keilmuan psikologi. Adapun softskill yang dibutuhkan diantaranya kemampuan beradaptasi, kedisiplinan, inisiatif, kreatif, etika, komunikasi, kejujuran dll. Tuntutan dunia kerja tidak hanya cerdas intelektual, namun juga harus cerdas emosional. Oleh sebab itu, dalam melaksanakan kegiatan magang, harus memiliki S2 (sabar dan sadar). Selalu jaga nama baik almamater, maksimalkan kemampuan
Sesi kedua adalah oleh Dr Intan Rahmawati, M.Si, diawali dengan interaksi tanya jawab mengenai bagaimana melihat keunikan dari magang. Beliau mengajak mahasiswa mampu mengkritisi setiap proses magang dengan cara bijak. Penting untuk memiliki kemampuan-kemampuan dasar sebagaimana yang disampaikan pemateri pertama, serta literasi skill dalam interpersonal skill. Banyak hal yang dapat dipalajari dari setiap proses magang.


![[:id]Roleplay Pengelolaan Jurnal Berbasis OJS (Open Journal System)[:]](https://psikologi-ub.themastej.com/wp-content/uploads/2017/02/Mediapsi-Roleplay.jpg)
![[:id]General Lecture by Prof. Deborah Turnbull (University Of Adelaide, Australia)[:]](https://psikologi-ub.themastej.com/wp-content/uploads/2017/05/IMG_5781-1620x1080.jpg)
![[:id]Workshop Stakeholder Management in Higher Education[:]](https://psikologi-ub.themastej.com/wp-content/uploads/2017/05/IMG_6426-1620x1080.jpg)
![[:id]Scholarship Talkshow With LPDP Awardee[:]](https://psikologi-ub.themastej.com/wp-content/uploads/2017/06/2.jpg)